Tampilkan postingan dengan label Healthy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Healthy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Januari 2010

Bicara sendiri

Sumber / Dokumen >>> metrotvnews.com

Dalam masyarakat umum sudah tercetus kepercayaan bahwa orang yang suka berbicara sendiri adalah orang gila. Hal ini mungkin memang berlaku dalam beberapa kasus sakit jiwa, namun sebenarnya tak semua orang yang suka berbicara sendiri bisa diklaim sebagai orang gila.

Sebenarnya setiap kita perlu waktu untuk mencerna segala hal yang sedang kita alami. Dan, salah satu cara untuk mencernanya adalah dengan berbicara.

Agar beban mental yang dipikul tidak menumpuk dari hari ke hari, maka sebenarnya tiap-tiap orang perlu menyediakan waktu setiap hari untuk merenung. Dalam perenungan tersebut, ada hal yang harus dibuang dan ada hal yang harus dimasukkan dalam pikiran, sebab pikiran tak boleh dibiarkan dalam keadaan kosong.

Salah satu cara merenung yang paling efektif, khususnya bagi wanita adalah dengan curhat/ berbicara. Namun sayangnya, teman atau sahabat tak bisa selalu menyediakan telinganya untuk kita. Ada kalanya pula teman atau sahabat tidak memberikan reaksi atau tanggapan sesuai dengan keinginan kita, sehingga hal ini hanya akan menimbulkan luka baru. Oleh karena itu, terkadang kita harus berjuang sendiri untuk menyembuhkan diri dari luka yang mungkin kita alami selama seharian itu, sebab bisa jadi tak satu orang pun bisa mengerti apa yang sedang kita rasakan.

Jika tidak bisa curhat pada orang lain, lalu mengapa Anda tidak mencoba untuk curhat pada diri Anda sendiri?! Pergilah ke tempat di mana Anda bisa sendirian saja, entah itu di beranda rumah, kamar, atau pun kamar mandi. Setelah yakin bahwa Anda benar-benar sendiri, maka Anda tak perlu malu untuk menumpahkan segala beban yang mungkin Anda pikul sepanjang hari itu.

Jika menangis merupakan salah satu hal yang ingin Anda lakukan, maka biarkan diri Anda menangis. Sebab ada kalanya bila beban yang dirasa terlalu berat, kata-kata saja tampaknya tak cukup untuk mewakili beratnya beban yang ada.

Setelah membicarakan tentang apa saja yang terjadi sepanjang hari itu, maka Anda bisa mulai melihat masalah-masalah yang ada dengan sudut pandang yang baru. Anda bisa mengalami kelegaan setelah Anda membicarakan semua yang Anda rasakan, dan ini pun sebenarnya merupakan proses melepaskan beban itu sendiri.

Setelah melepas beban, maka jangan biarkan pikiran atau jiwa Anda dalam keadaan kosong. Isilah jiwa Anda dengan hal-hal yang positif. Salah satu cara paling efektif adalah dengan membaca buku-buku inspiratif. Jadi, jangan takut lagi untuk berbicara sendiri, sebab itu mungkin merupakan salah satu cara paling efektif untuk melepaskan stres yang dialami. (Kpl/ICH)

Strawberry

Sumber / Dokumen >>> Metrotvnews.com

Jika Anda pergi ke Bandung, jangan lupa mampir ke Ciwidey, di sana bertaburan ladang strawberry dengan buahnya yang merah dan menyegarkan, membuat Anda menjadi gemas dan ingin memakan semuanya Strawberry yang ada. Perkebunan Strawberry tersebut dikembangkan oleh para petani sebagai wisata agro dan diversifikasi pangan. Di sana Anda dapat memetik buah Strawberry yang Anda inginkan sambil menikmati kesegaran udara pegunungan.

Strawberry sebenarnya bukan buah lokal Indonesia, ladang Strawberry pertama disemaikan di Brittany, Perancis pada 1740 silam. Kemudian dari tahun ke tahun, buah ini semakin dikenal dunia luas, termasuk Indonesia. Buah ini sebenarnya cukup mudah dikembangbiakkan, karena ia merupakan tanaman menjalar yang mudah berkembang dalam waktu yang sangat singkat. Hanya saja, tanaman Strawberry memang lebih cocok ditanam di dataran tinggi agar buahnya besar dan manis.

Namun Anda tidak perlu bingung, sekalipun Anda tinggal di dataran rendah, Anda masih bisa menikmati kelezatan buah Strawberry ini kok, karena kita dapat dengan mudah menemukannya di supermarket dan harganya pun relatif masih terjangkau.

Apa sih kehebatan buah Strawberry?

Dikenal dengan nama latin Fragaria rosaceae, buah Strawberry yang tumbuh merambat ini kaya akan vitamin C, buah ini juga mengandung fitonutrient dan antioksidan yang memerangi radikal bebas. Zat antioksidan inilah yang dipercaya memberikan warna merah menggemaskan pada buah Strawberry.

Selain itu, seperti dilansir oleh Chetday, Strawberry juga mengandung Vitamin K, mangan, Folic acid, potasium, Riboflavin, Vitamin B5, Vitamin B6, magnesium dan omega-3.

Manfaat Strawberry bagi kesehatan

Dari sisi kesehatan, kandungan nutrisi yang dimiliki Strawberry ini sangat baik untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit, di antaranya:

1. Arthritis

Pada kasus ini otot akan mengalami kemunduran, menjadi lebih kecil dan kering. Racun yang kemudian lebih mudah menyebar dan memenuhi ruangan pada otot. Dengan mengonsumsi Strawberry secara teratur, maka zat anti oksidan yang terkandung di dalamnya akan menekan bahaya penyempitan otot tersebut. Racun yang ada di dalam otot kemudian ditendang keluar dan perlahan otot kembali bisa bernafas dengan lega.

2. Kanker

Karena mengandung zat anti oksidan tentu saja Strawberry dapat membantu memerangi dan mencegah perkembangan sel kanker.

3. Kesehatan mata

Usia dan nutrisi mempengaruhi kondisi kesehatan mata. Namun dengan adanya zat anti oksidan yang dapat memerangi radikal bebas, tentunya penuaan dini bisa dicegah.

4. Kerusakan Fungsi Otak

Makanan dan lingkungan membantu penyebaran radikal bebas yang mengancam tubuh, radikal bebas tidak hanya menyebabkan penuaan dini, namun juga mengancam kondisi fungsi otak. Namun dengan adanya vitamin C dan fitonutrient tadi hal tersebut bisa dicegah.

5. Tekanan darah tinggi

Karena kandungan potasium dan zat besi, Strawberry sangat efektif menekan tekanan darah tinggi dan membuatnya lebih seimbang kembali.

6. Penyakit jantung

Karena tinggi serat, folat, vitamin C dan anti oksidan, Strawberry cukup efektif mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh, dan mencegah penyakit jantung.

Yuk kita konsumsi buah Strawberry demi kesehatan kita! (Kpl/ICH)

Ginkgo

Ginkgo Tak Berpengaruh pada Otak
Penulis : Ikarowina Tarigan
Dokumen >>> mediaindonesia.com

Ginkgo Tak Berpengaruh pada Otak
diversityoflife.org

GINKGO telah digunakan oleh ribuan orang untuk mencegah efek penuaan. Namun sebuah studi yang berlangsung selama 6 tahun dengan 3000 partisipan mengungkap bahwa ginkgo ternyata tidak membantu.

Obat tradisional China yang telah digunakan selama lebih dari 5,000 tahun ini diyakini membantu orang lanjut usia mengatasi penyimpangan memori dengan cara meningkatkan sirkulasi darah, khususnya ke sel-sel otak. Tapi, temuan terbaru yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association menentang klaim tersebut.

Studi dari The Pittsburgh University ini melibatkan 3,000 partisipan berusia antara 72 dan 96. Mereka diminta menggunakan tablet ginkgo atau pil placebo (tidak mengandung ginkgo) 2 kali sehari.

Semua partisipan memunyai fungsi otak normal atau gangguan kognitif ringan dan rata-rata diuji selama 6 tahun.

Peneliti menemukan ginkgo tidak memperlambat penurunan fungsi kognitif dan tidak mempunyai pengaruh terhadap ingatan, bahasa, perhatian dan fungsi otak lainnya.

"Ginkgo biloba dipasarkan secara luas dan digunakan dengan harapan meningkatkan, mencegah atau menunda gangguan kognitif berkaitan dengan penuaan atau gangguan penurunan fungsi saraf seperti kepikunan. Tapi kami tidak menemukan bukti bahwa ginkgo biloba memperlambat penurunan kognitif pada lansia." terang pemipin studi Dr Beth Snitz, seperti dikutip situs dailymail.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa substansi ginkgolides mencegah penyempitan pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan mengurangi pengentalan darah. Selain itu, aktivitas antioksidan ginkgo juga diyakini mengurangi jumlah zat kimia berbahaya di daam tubuh.

Ginkgo biloba diekstrak dari daun pohon ginkgo. Suplemen herbal ini diresepkan secara luas di Jerman dan Prancis untuk mengatasi gejala yang disebabkan oleh cerebral insufficiency (suplai darah yang buruk ke otak dan anggota tubuh). Gangguan suplai darah ini bisa memicu penyimpangan memori dan gangguan sirkulasi darah di tangan, kaki dan telapak kaki.

Bagaimana dengan hati kita ?

sejak 22 03 2010